Ujian PPPK Apa Saja? Ini Kisi-Kisi yang Harus Dipelajari!

Ujian PPPK Apa Saja
Ujian PPPK Apa Saja

Ujian PPPK Apa Saja – Banyak calon peserta bertanya, ujian PPPK apa saja yang harus dihadapi dalam proses seleksi tahun ini. Memahami ujian PPPK apa saja sangat penting agar kamu bisa mempersiapkan diri secara matang sesuai dengan jenis tes yang akan diujikan.

Dengan mengetahui ujian PPPK apa saja, kamu dapat menyusun strategi belajar yang lebih tepat dan efisien. Jadi, jika kamu masih bingung ujian PPPK apa saja yang akan dihadapi, saatnya gali informasi lengkap dan siapkan dirimu dari sekarang!

Panduan Materi Ujian Kompetensi PPPK 2024

Berdasarkan regulasi terbaru dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 347 Tahun 2024, proses seleksi calon PPPK tahun ini mencakup empat jenis ujian utama, yaitu tes kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan sesi wawancara mendalam.

Berikut ini uraian lengkap masing-masing komponen tes:

1. Materi Tes Kompetensi Teknis PPPK 2024

Tes ini menguji seberapa baik peserta menguasai pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan langsung dengan bidang jabatan yang dilamar. Selain itu, perilaku kerja juga menjadi aspek penting yang akan diamati dan diukur. Tes ini dirancang untuk mengukur sejauh mana kesiapan peserta menjalankan tanggung jawab teknis di posisi tersebut.

2. Materi Tes Kompetensi Manajerial PPPK 2024

Tes ini menilai sejauh mana peserta memiliki kemampuan mengelola organisasi, baik dari segi kepemimpinan maupun pengambilan keputusan. Beberapa indikator yang digunakan meliputi kemampuan bekerja dalam tim, integritas pribadi, komunikasi yang efektif, pelayanan terhadap masyarakat, hingga manajemen perubahan dan orientasi hasil.

3. Materi Tes Kompetensi Sosial Kultural PPPK 2024

Bagian ini berfokus pada pemahaman peserta dalam menjalin hubungan sosial dengan masyarakat yang memiliki latar belakang beragam. Nilai-nilai seperti toleransi, empati, serta kepekaan terhadap perbedaan budaya, suku, dan agama menjadi tolok ukur utama. Tes ini sangat penting untuk menilai kesiapan peserta dalam menjalankan peran di tengah lingkungan masyarakat Indonesia yang multikultural.

4. Materi Wawancara PPPK 2024

Sesi wawancara bertujuan menggali lebih dalam sisi etis dan moral calon PPPK. Panitia akan menilai aspek seperti komitmen terhadap tugas, kejujuran, kepatuhan terhadap aturan, keadilan, serta etika pribadi. Sifat-sifat ini dinilai melalui pertanyaan terbuka untuk melihat karakter dan integritas peserta secara langsung.

Baca juga: Berapa Lama Proses Penetapan NIP PPPK, Ini yang Ditunggu!

jadwal Terbaru Seleksi PPPK Tahap 2 Tahun 2025

Ujian PPPK Apa Saja

Seleksi PPPK Tahap 2 tahun 2025 mengalami beberapa perubahan penting, salah satunya adalah perpanjangan batas waktu pendaftaran yang kini berlangsung hingga 20 Januari 2025. Setelah periode pendaftaran diperpanjang, pelaksanaan seleksi akan dilanjutkan mengikuti jadwal yang telah diperbarui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Berikut ini adalah jadwal terperinci untuk seleksi PPPK Tahap 2 yang dikeluarkan oleh BKN dalam Surat Kepala BKN Nomor 1291/B-KS.04.01/SD/K/2025:

  • Pengumuman Seleksi: 1 November 2024 hingga 20 Januari 2025
  • Pendaftaran Seleksi: 17 November 2024 hingga 20 Januari 2025
  • Seleksi Administrasi: 16 Desember 2024 hingga 8 Februari 2025
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 9-18 Februari 2025
  • Masa Sanggah: 19-21 Februari 2025
  • Jawaban Sanggah: 20-27 Februari 2025
  • Pengumuman Setelah Masa Sanggah: 22-28 Februari 2025
  • Penarikan Data Final: 1-7 Maret 2025
  • Pemetaan Titik Lokasi Seleksi Kompetensi: 8-23 Maret 2025
  • Penjadwalan Seleksi Kompetensi: 24 Maret hingga 8 April 2025
  • Pengumuman Daftar Peserta dan Waktu Seleksi Kompetensi: 9-16 April 2025
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi: 17 April hingga 16 Mei 2025
  • Pengolahan Nilai Seleksi Kompetensi: 22 April hingga 21 Mei 2025
  • Pengumuman Hasil Kelulusan Seleksi: 22-31 Mei 2025
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan: 25 April hingga 17 Mei 2025
  • Integrasi Nilai Seleksi Kompetensi dan Teknis Tambahan: 30 April hingga 22 Mei 2025
  • Pengumuman Kelulusan Akhir: 22-31 Mei 2025
  • Pengisian DRH NI PPPK: 1-30 Juni 2025
  • Usulan Penetapan NI PPPK: 1-31 Juli 2025

Dengan mengetahui jadwal ini, peserta bisa mempersiapkan diri dengan lebih matang. Pastikan untuk mengikuti setiap tahapan dengan cermat agar tidak terlewatkan.

Baca juga: Cek Penetapan NIP PPPK, Simak Panduannya!

Prosedur Penilaian dalam Seleksi PPPK 2024

Ujian PPPK Apa Saja

Setiap tahap pelaksanaan dan penilaian untuk seleksi PPPK tahun 2024 dijelaskan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Nomor 347 Tahun 2024. Proses seleksi dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berikut adalah rincian mekanisme penilaiannya:

  1. Jumlah Soal Seleksi kompetensi dan wawancara melibatkan total 145 soal yang terbagi sebagai berikut:
    • Kompetensi teknis: 90 soal
    • Kompetensi manajerial: 25 soal
    • Kompetensi sosial kultural: 20 soal
    • Wawancara: 10 soal
    Untuk pelamar dengan jabatan Pengelola Umum Operasional, total soal yang diujikan adalah 100, dengan rincian:
    • Kompetensi teknis: 45 soal
    • Kompetensi manajerial: 25 soal
    • Kompetensi sosial kultural: 20 soal
    • Wawancara: 10 soal
  2. Durasi Pengerjaan Pelamar diberikan waktu 120 menit untuk menyelesaikan soal-soal dalam seleksi kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural. Untuk sesi wawancara, diberikan waktu 10 menit. Bagi pelamar dengan disabilitas sensorik netra, waktu untuk menyelesaikan seleksi kompetensi diperpanjang menjadi 150 menit, sementara wawancara diberikan waktu 15 menit.
  3. Sistem Penilaian dan Pembobotan Setiap soal yang dijawab dengan benar akan diberi nilai yang berbeda, tergantung pada jenis soal yang diberikan:
    • Kompetensi teknis: Jawaban yang benar diberi nilai 5, sedangkan jawaban yang salah atau tidak dijawab diberi nilai 0.
    • Kompetensi manajerial, sosial kultural, dan wawancara: Jawaban benar akan diberi nilai antara 1 hingga 4, sementara jawaban yang salah atau tidak dijawab mendapatkan nilai 0.
  4. Nilai Kumulatif Maksimal Nilai tertinggi yang bisa diraih dalam seleksi kompetensi dan wawancara adalah 670 poin, yang terdiri dari:
    • Kompetensi teknis: 450 poin
    • Kompetensi manajerial dan sosial kultural: 180 poin
    • Wawancara: 40 poin
    Untuk posisi Pengelola Umum Operasional, nilai maksimal yang bisa dicapai adalah 445 poin, dengan rincian:
    • Kompetensi teknis: 225 poin
    • Kompetensi manajerial dan sosial kultural: 180 poin
    • Wawancara: 40 poin
  5. Ketentuan Khusus untuk Pelamar Guru Pelamar yang memiliki sertifikat pendidik yang valid dan linier dengan jabatan yang dilamar secara otomatis akan mendapatkan nilai penuh pada seleksi kompetensi teknis, yang memberikan keuntungan dalam proses seleksi.

Dengan memahami prosedur dan mekanisme penilaian ini, pelamar dapat lebih mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi PPPK 2024.

Baca juga: Soal SKB CPNS Ada Berapa? Jenis, Materi, dan Tips Lulus Ujian

Untuk meraih kesuksesan dalam seleksi PPPK 2024, peserta harus memahami secara mendalam berbagai jenis ujian yang akan dihadapi. Ujian tersebut meliputi kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan sesi wawancara, yang masing-masing memiliki bobot dan tantangan tersendiri.

Dengan mengetahui materi dan sistem penilaiannya, peserta dapat merencanakan strategi belajar yang lebih terarah dan efisien. Hal ini juga membantu peserta untuk memprioritaskan bagian-bagian yang perlu diperkuat, memastikan mereka dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan siap.

Selain itu, dengan adanya pembaruan jadwal seleksi PPPK Tahap 2 Tahun 2025, peserta dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Jadwal yang telah diperbarui memberi lebih banyak kesempatan untuk mengikuti setiap tahapan seleksi, dari pendaftaran hingga pengumuman hasil akhir.

Sumber:
  • https://kumparan.com/ragam-info/jadwal-ujian-pppk-tahap-2-tahun-2025-yang-perlu-diperhatikan-calon-pelamar-24YtoqNZ5k4
  • https://www.detik.com/jateng/bisnis/d-7860267/kapan-ujian-kompetensi-seleksi-pppk-tahap-2-ini-jadwal-dan-cara-ceknya
  • https://tirto.id/kisi-kisi-materi-tes-kompetensi-pppk-2024-dan-jumlah-soalnya-g4nA

PROGRAM PREMIUM PPPK 2025

“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” ๐ŸŒŸ

KODE PROMO JADIPPPK
KODE PROMO JADIPPPK 30 - 9 September 2026 (Artikel)
previous arrow
next arrow

๐Ÿ“‹ Cara Membeli dengan Mudah

  1. Unduh Aplikasi JadiPPPK: Temukan aplikasi JadiPPPK di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPPPK Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELP3K” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES115”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Testimoni Bimbel PPPK 2024

Mau berlatih Soal-soal PPPK 2025? Ayoo segera Masuk Grup Latihan Soal-soal PPPK 2024 Sekarang juga!!

Bagikan:

Khusus untuk kamu:

KODE PROMO JADIPPPK
KODE PROMO JADIPPPK 30 - 9 September 2026 (Artikel)
previous arrow
next arrow

Daftar Isi

Blog

Temukan berita PPPK lainnya:

golongan PPPK guru

Golongan PPPK Guru 2026โ€“2027: Golongan IX dan Gaji Terbaru

Golongan PPPK guru berkaitan langsung dengan penetapan gaji pokok dan masa kerja golongan. Untuk guru yang diangkat sebagai Jabatan Fungsional Guru Ahli Pertama dengan kualifikasi S1 atau D4, ketentuan pengadaan PPPK guru menetapkan golongan gaji IX. Untuk 2026, dasar gaji PPPK yang masih berlaku adalah Perpres Nomor 11 Tahun 2024, yang mengubah Perpres Nomor 98 Tahun 2020. Regulasi tersebut menetapkan gaji berdasarkan golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG). Golongan PPPK Guru 2026โ€“2027 Berapa? Bagi guru PPPK dengan jabatan Guru Ahli

rekrutmen CPNS guru 2027

Rekrutmen CPNS Guru 2027, 139 Ribu Formasi Disiapkan Bertahap

Rekrutmen CPNS guru 2027 mulai disiapkan pemerintah secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik nasional. Kemendikdasmen menyebut kebutuhan guru yang dipetakan mencapai sekitar 464 ribu orang, dengan pemenuhan dilakukan mulai 2027. Dari kebutuhan tersebut, tahap awal 2027 diperkirakan mencapai sekitar 139 ribu formasi, berdasarkan skema pemenuhan 30 persen pada tahun pertama. Pemerintah juga telah menyampaikan bahwa kesempatan seleksi terbuka bagi sejumlah kelompok, termasuk lulusan baru S1/D4 dan guru non-ASN sesuai persyaratan yang ditetapkan. Rekrutmen CPNS Guru 2027 Mulai Kapan? Pemerintah

cpns guru 2027

CPNS Guru 2027 Siapkan 139 Ribu Formasi, Cek Syarat

Kabar CPNS Guru 2027 semakin jelas setelah pemerintah menyiapkan sekitar 139 ribu kebutuhan guru untuk tahap awal pemenuhan kekurangan tenaga pendidik. Pemerintah menyebut kebutuhan guru secara nasional mencapai sekitar 464.856 orang dan pemenuhannya akan dilakukan secara bertahap mulai 2027. Kesempatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi guru yang sudah berpengalaman. Kemendikdasmen menyampaikan bahwa seleksi dapat diikuti guru honorer yang memenuhi syarat, lulusan baru jenjang S1/D-IV, serta lulusan PPG. Sertifikat PPG juga disebut bukan syarat wajib untuk mengikuti seleksi, meskipun peserta yang

cpns guru 2027

Formasi CPNS Guru 2027 Capai 464 Ribu, Peluang bagi Guru Honorer dan Lulusan Baru

Pemerintah telah menyiapkan rencana pemenuhan kebutuhan guru secara bertahap mulai 2027 untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut kebutuhan guru nasional mencapai sekitar 464.856 orang. Pemenuhan kebutuhan tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui seleksi CPNS formasi guru mulai 2027 hingga 2029. CPNS Guru 2027 Dibuka dengan Kebutuhan 464 Ribu Formasi Pemerintah menyusun roadmap pemenuhan kebutuhan guru dengan jumlah sekitar 464 ribu guru yang akan dipenuhi secara bertahap. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul