Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2, Pelajar Materi Ini!

Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2
Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2

Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2 – Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2 menjadi panduan penting bagi para pejuang PPPK 2024 untuk memetakan strategi belajar yang lebih fokus dan terarah. Dengan memahami Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2, peserta dapat mengetahui materi apa saja yang akan diujikan dan memperbesar peluang untuk lolos seleksi.

Saat ini, pemerintah telah merilis Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2 yang mencakup berbagai kompetensi, baik teknis maupun manajerial, termasuk untuk formasi guru. Oleh karena itu, jangan abaikan pentingnya mendalami Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2 sebagai langkah awal menghadapi ujian seleksi. Yuk, mulai belajar sekarang dan wujudkan cita-citamu jadi ASN!

Strategi Belajar Soal PPPK Teknik 2024: Panduan Materi dan Fokus Latihan

Bagi peserta seleksi PPPK 2024 yang melamar formasi teknik, memahami struktur ujian adalah kunci utama. Seleksi ini biasanya terdiri dari tiga bagian penting: ujian kompetensi dasar, ujian bidang teknik, dan tahapan wawancara. Setiap bagian menguji kemampuan dari sisi yang berbeda, dan pemahaman mendalam terhadap kisi-kisinya dapat memperbesar peluang keberhasilan.

1. Ujian Kompetensi Dasar (TKD): Dasar Fondasi untuk Semua Peserta

Tes ini menjadi gerbang awal seleksi PPPK dan bertujuan menggali kemampuan kognitif serta karakter peserta secara menyeluruh. Materi yang harus dikuasai antara lain:

Pengetahuan Umum:
Soal-soal seputar dasar-dasar negara seperti Pancasila, UUD 1945, serta wawasan kebangsaan seperti Bhinneka Tunggal Ika dan sistem pemerintahan Indonesia. Peserta juga harus memahami sejarah bangsa, sistem politik, hingga etika profesi ASN dan peraturan perundang-undangan seperti UU ASN.

Tes Intelegensia Umum (TIU):

  • Verbal: Fokus pada pemahaman bahasa dan kemampuan logika verbal seperti sinonim, antonim, dan kesimpulan paragraf.
  • Numerik: Mengukur kecakapan hitung peserta dengan soal-soal matematika dasar seperti perbandingan, rasio, logika angka, dan grafik.
  • Logika: Menguji nalar logis melalui pola, penalaran deduktif, dan pemecahan masalah berbasis analisis.

Tes Karakteristik Pribadi (TKP):
Uji kepribadian ini mengevaluasi bagaimana peserta bersikap dalam situasi kerja, mengambil keputusan, bekerja sama dalam tim, dan menunjukkan integritas dalam berbagai skenario kehidupan profesional.

2. Ujian Kompetensi Bidang (TKB): Tes Inti Sesuai Keahlian Teknik

Bagian ini menjadi tantangan utama karena berisi materi khusus yang sesuai dengan latar belakang pendidikan teknik. Isi soal akan sangat tergantung pada jurusan yang dipilih. Berikut adalah gambaran kisi-kisi berdasarkan disiplin teknik:

Teknik Sipil:

  • Struktur bangunan dan ilmu bahan konstruksi.
  • Teknik perencanaan dan desain infrastruktur seperti jalan dan jembatan.
  • Manajemen pelaksanaan proyek serta analisis biaya pembangunan.
  • Standar keamanan kerja dan kode etik profesional di bidang sipil.

Teknik Mesin:

  • Sistem manufaktur dan desain mekanik.
  • Perhitungan gerak mesin, perpipaan, dan perpindahan panas.
  • Sistem kontrol otomatis dan efisiensi kerja mesin di industri.

Teknik Elektro:

  • Rangkaian arus listrik dan pemeliharaan sistem kelistrikan.
  • Elektronika dasar hingga sistem tenaga listrik industri.
  • Penggunaan sensor, mikrokontroler, dan perangkat kendali listrik.

Teknik Informatika:

  • Algoritma, bahasa pemrograman (Java, Python, C++).
  • Sistem operasi dan jaringan komputer.
  • Aspek keamanan siber, pengolahan data, dan arsitektur perangkat lunak.

Soal pada bagian ini biasanya berupa analisis kasus, perhitungan rinci, serta pertanyaan teknis berbasis teori dan praktik. Materi akan disesuaikan dengan spesifikasi posisi teknis yang dilamar.

Baca juga: Tahapan Penetapan NIP PPPK, Persiapkan Dirimu Sekarang!

3. Tahapan Wawancara: Tampilkan Profesionalisme dan Komitmen

Walaupun tidak semua peserta akan melalui wawancara, tahapan ini sering muncul di akhir seleksi, khususnya untuk memastikan kesesuaian karakter dengan budaya kerja instansi. Pertanyaan yang sering diajukan meliputi:

  • Pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar.
  • Motivasi utama bergabung dengan instansi pemerintah.
  • Sejauh mana peserta memahami misi, nilai, dan tantangan yang dihadapi instansi.

Latih cara bicara yang jelas dan percaya diri, serta siapkan jawaban dengan menggambarkan dedikasi dan kontribusi nyata yang bisa kamu berikan.

Skema Skor Seleksi PPPK 2024: Strategi Menang Tanpa Tebak-Tebakan

Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2

Agar peluang lolos semakin besar, peserta seleksi PPPK 2024 perlu memahami cara penilaian yang berlaku dalam ujian, terutama mengenai bobot dari setiap komponen tes. Setiap bagian memiliki kontribusi nilai yang berbeda, dan mengetahui hal ini bisa menjadi kunci dalam menyusun strategi belajar.

Penilaian Kompetensi Teknis

Pada bagian ini, peserta akan memperoleh poin maksimal jika berhasil menjawab soal dengan benar. Setiap jawaban yang benar diganjar dengan 5 poin, sedangkan jawaban salah tidak mendapat skor alias nol. Fokus pada materi inti sangat diperlukan agar tidak kehilangan poin besar dari bagian ini.

Penilaian Kompetensi Manajerial

Soal pada bagian ini tidak sesederhana benar atau salah. Jawaban dinilai berdasarkan kualitas respons peserta, dengan rentang skor 1 hingga 4 poin untuk jawaban yang relevan. Bila tidak menjawab, peserta otomatis mendapat nilai nol. Maka dari itu, menjawab dengan keyakinan lebih baik daripada melewatkan.

Penilaian Kompetensi Sosial Kultural

Bobot skor di bagian ini serupa dengan manajerial. Jawaban dinilai antara 1 sampai 4 poin, tergantung seberapa tepat respons terhadap situasi sosial dan keberagaman yang digambarkan dalam soal. Tidak menjawab berarti kehilangan kesempatan mengumpulkan poin penting.

Penilaian Wawancara

Bagian ini juga menilai kualitas jawaban, bukan hanya sekadar benar atau salah. Jawaban terbaik bisa mendapat nilai tertinggi yaitu 4 poin, sedangkan tanpa jawaban otomatis diberi skor nol. Tes ini biasanya mengukur pemahaman tentang dunia kerja, integritas, dan motivasi pribadi.

Baca juga: Ujian PPPK Tahap 2 Kapan? Jangan Sampai Ketinggalan!

Skor Maksimal Seleksi PPPK 2024: Target yang Harus Dikejar

Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2

Total nilai tertinggi yang bisa diraih peserta seleksi PPPK tahun ini mencapai 670 poin. Pembagiannya adalah sebagai berikut:

  • Kompetensi Teknis: 450 poin
  • Kompetensi Manajerial: 180 poin
  • Kompetensi Sosial Kultural: 140 poin
  • Wawancara: 40 poin

Dengan rincian seperti itu, terlihat jelas bahwa Kompetensi Teknis menjadi bagian dengan porsi nilai terbesar. Maka dari itu, peserta wajib memberikan perhatian khusus pada sesi ini saat belajar.

Jumlah Soal dan Waktu Pengerjaan

Pelamar wajib menyelesaikan seluruh soal dalam waktu yang telah ditentukan. Bagi peserta umum, waktu pengerjaan untuk materi kompetensi adalah 120 menit, sedangkan penyandang disabilitas sensorik netra diberikan waktu 150 menit. Sesi wawancara hanya berlangsung selama 10 menit untuk umum dan 15 menit untuk disabilitas netra.

Berikut rincian jumlah soal yang akan dihadapi peserta:

  • Kompetensi Teknis: 90 soal
  • Kompetensi Manajerial: 25 soal
  • Kompetensi Sosial Kultural: 20 soal
  • Wawancara: 10 soal

Jika dijumlahkan, peserta akan mengerjakan total 145 soal dalam seleksi PPPK 2024 ini.

Baca juga: Simak Tips Lolos CPNS Dosen di Perguruan Tinggi Negeri!

Kisi-Kisi Soal PPPK Tahap 2 dan strategi belajar teknik 2024 memberikan gambaran menyeluruh tentang jalannya seleksi PPPK, mulai dari jenis soal hingga sistem penilaiannya. Pemahaman terhadap materi teknis, manajerial, sosial kultural, dan wawancara menjadi bekal penting untuk memperbesar peluang lolos. Dengan memahami struktur dan bobot penilaian, peserta bisa menyusun prioritas belajar secara lebih efektif.

Untuk mempermudah proses belajar, para pejuang PPPK 2024 dapat memanfaatkan bimbingan belajar online seperti jadiPPPK yang menyediakan materi terkini dan latihan soal sesuai kisi-kisi resmi.

Sumber:
  • https://fahum.umsu.ac.id/blog/kisi-kisi-soal-teknik-pppk-2024-persiapan-menuju-seleksi/
  • https://www.detik.com/sulsel/berita/d-7671614/apakah-ada-nilai-ambang-batas-pppk-2024-simak-sistem-kelulusannya-di-sini
  • https://kumparan.com/berita-hari-ini/cara-cek-lokasi-dan-jadwal-tes-pppk-tahap-2-2024-yang-perlu-diketahui-24t3sFTgICq/4

PROGRAM PREMIUM PPPK 2025

“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” 🌟

KODE PROMO JADIPPPK
KODE PROMO JADIPPPK 30 - 9 September 2026 (Artikel)
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah

  1. Unduh Aplikasi JadiPPPK: Temukan aplikasi JadiPPPK di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPPPK Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELP3K” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES115”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Testimoni Bimbel PPPK 2024

Mau berlatih Soal-soal PPPK 2025? Ayoo segera Masuk Grup Latihan Soal-soal PPPK 2024 Sekarang juga!!

Bagikan:

Khusus untuk kamu:

KODE PROMO JADIPPPK
KODE PROMO JADIPPPK 30 - 9 September 2026 (Artikel)
previous arrow
next arrow

Daftar Isi

Blog

Temukan berita PPPK lainnya:

cpns guru 2027

CPNS Guru 2027 Siapkan 139 Ribu Formasi, Cek Syarat

Kabar CPNS Guru 2027 semakin jelas setelah pemerintah menyiapkan sekitar 139 ribu kebutuhan guru untuk tahap awal pemenuhan kekurangan tenaga pendidik. Pemerintah menyebut kebutuhan guru secara nasional mencapai sekitar 464.856 orang dan pemenuhannya akan dilakukan secara bertahap mulai 2027. Kesempatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi guru yang sudah berpengalaman. Kemendikdasmen menyampaikan bahwa seleksi dapat diikuti guru honorer yang memenuhi syarat, lulusan baru jenjang S1/D-IV, serta lulusan PPG. Sertifikat PPG juga disebut bukan syarat wajib untuk mengikuti seleksi, meskipun peserta yang

cpns guru 2027

Formasi CPNS Guru 2027 Capai 464 Ribu, Peluang bagi Guru Honorer dan Lulusan Baru

Pemerintah telah menyiapkan rencana pemenuhan kebutuhan guru secara bertahap mulai 2027 untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut kebutuhan guru nasional mencapai sekitar 464.856 orang. Pemenuhan kebutuhan tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui seleksi CPNS formasi guru mulai 2027 hingga 2029. CPNS Guru 2027 Dibuka dengan Kebutuhan 464 Ribu Formasi Pemerintah menyusun roadmap pemenuhan kebutuhan guru dengan jumlah sekitar 464 ribu guru yang akan dipenuhi secara bertahap. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul

Nasib PPPK Paruh Waktu ke Depannya

Nasib PPPK Paruh Waktu ke Depannya Makin Jelas! Cek Peluang Penuh Waktu & Kebijakan 2027

Nasib PPPK Paruh Waktu ke Depannya semakin jelas setelah pemerintah menerbitkan aturan khusus dan mulai menjalankan pengalihan sejumlah pegawai menjadi PPPK penuh waktu. PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 yang berlaku sejak 26 Juni 2026 mengatur pengadaan, perjanjian kerja, hak dan kewajiban, pemberhentian, hingga pengalihan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK. Perkembangan paling konkret saat ini datang dari sektor pendidikan. Pemerintah menyatakan sekitar 242 ribu guru PPPK paruh waktu akan mulai dialihkan menjadi PPPK penuh waktu pada 1 Januari 2027. Namun, kebijakan

PPPK Paruh Waktu 2027

PPPK Paruh Waktu 2027 Mulai Jadi Penuh Waktu? Cek 242 Ribu Guru & Aturan Terbaru

PPPK paruh waktu 2027 menjadi perhatian setelah pemerintah mengumumkan perkembangan baru mengenai pengalihan status pegawai. Informasi paling konkret saat ini datang dari sektor pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan sekitar 242 ribu guru PPPK paruh waktu akan mulai dialihkan menjadi PPPK penuh waktu pada 1 Januari 2027. Sekitar 6 ribu pegawai paruh waktu yang melaksanakan tugas sebagai guru tetapi memiliki SK sebagai pelaksana juga masuk dalam rencana pengalihan. Namun, kebijakan tersebut tidak berarti semua PPPK paruh waktu dari seluruh