Apa itu MOOC PPPK masih sering ditanyakan pegawai yang baru menerima pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. MOOC bukan bagian dari tes seleksi PPPK, melainkan pembelajaran mandiri dalam rangka Orientasi PPPK setelah pegawai diangkat.
Pada 2026, MOOC PPPK masih digunakan dalam penyelenggaraan orientasi di berbagai instansi. Kementerian Komunikasi dan Digital, misalnya, memulai Orientasi PPPK 2026 dengan pembelajaran mandiri MOOC melalui platform resmi Sibangkom LAN. Kementerian PU juga menggunakan pola pembelajaran yang sama.
Apa Itu MOOC PPPK?

MOOC merupakan singkatan dari Massive Open Online Course. Dalam Orientasi PPPK, MOOC digunakan sebagai metode pembelajaran mandiri untuk kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN.
Dasar pelaksanaannya adalah Peraturan LAN Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi PPPK, yang hingga kini masih berstatus berlaku. Regulasi tersebut mengatur orientasi bagi PPPK yang baru diangkat.
Secara sederhana, alurnya dapat dipahami seperti ini:
diangkat menjadi PPPK → mengikuti Orientasi PPPK → menyelesaikan pembelajaran MOOC → mengikuti bagian orientasi instansi → memperoleh sertifikat setelah memenuhi ketentuan.
Orientasi PPPK sendiri terdiri dari dua bagian utama:
| Bagian Orientasi | Pelaksanaan |
|---|---|
| Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN | Pembelajaran mandiri/MOOC melalui sistem LAN |
| Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah | Diselenggarakan oleh instansi pemerintah |
Jadi, MOOC bukan keseluruhan Orientasi PPPK. MOOC merupakan salah satu bagian penting di dalamnya.
Baca Juga: Contoh Jurnal MOOC PPPK 2026: Struktur, Isi, dan Cara Menyusunnya dengan Mudah
Apakah MOOC PPPK Wajib Diikuti?
Ya. Orientasi wajib diselenggarakan bagi PPPK, sedangkan pengenalan fungsi dan tugas ASN dalam orientasi dilaksanakan melalui MOOC atau pembelajaran mandiri menggunakan sistem informasi yang ditetapkan LAN.
Peraturan LAN Nomor 15 Tahun 2020 juga mengatur bahwa orientasi dilaksanakan paling lambat satu bulan sejak pertama kali seseorang diangkat menjadi PPPK. Untuk bagian pengenalan fungsi dan tugas ASN melalui MOOC, pelaksanaannya hanya dilakukan satu kali sepanjang berstatus sebagai PPPK.
Materi MOOC PPPK 2026 Apa Saja?
Pedoman Orientasi PPPK menetapkan kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN selama 45 Jam Pelajaran (JP) atau setara dengan 15 hari pembelajaran mandiri.
Materinya tidak hanya membahas aturan kepegawaian. Peserta juga mempelajari nilai dasar ASN dan posisi PPPK dalam pemerintahan.
| Materi Utama | Isi Pembelajaran |
|---|---|
| Overview Orientasi | Kebijakan penyelenggaraan Orientasi PPPK |
| Sikap Perilaku Bela Negara | Wawasan kebangsaan dan nilai bela negara |
| Sikap Perilaku Bela Negara | Analisis isu kontemporer |
| Sikap Perilaku Bela Negara | Kesiapsiagaan bela negara |
| Nilai Dasar ASN | Berorientasi Pelayanan |
| Nilai Dasar ASN | Akuntabel |
| Nilai Dasar ASN | Kompeten |
| Nilai Dasar ASN | Harmonis |
| Nilai Dasar ASN | Loyal |
| Nilai Dasar ASN | Adaptif |
| Nilai Dasar ASN | Kolaboratif |
| Kedudukan dan Peran PPPK | Manajemen ASN |
| Kedudukan dan Peran PPPK | Smart ASN |
| Penugasan | Jurnal/ringkasan mata orientasi |
| Evaluasi | Evaluasi akademik |
Nilai dasar BerAKHLAK menjadi bagian cukup besar dalam materi tersebut. Tujuannya agar PPPK tidak hanya memahami status kepegawaiannya, tetapi juga mengenal nilai yang digunakan dalam bekerja sebagai ASN.
Pada penyelenggaraan Orientasi PPPK Kementerian PU 2026, tahap MOOC juga dilaksanakan selama 45 JP melalui Sibangkom LAN.
Baca Juga: Apakah MOOC Gratis atau Berbayar? Pahami Ketentuan MOOC PPPK
Cara Login dan Mengikuti MOOC PPPK di Sibangkom LAN
Ada perubahan penting pada platform pembelajaran. Platform lama Swajar ASN Pintar telah diberitahukan berhenti digunakan mulai 15 September 2025 dan layanan dialihkan ke Sibangkom LAN. Situs Sibangkom saat ini menjadi pintu layanan pembelajaran dan pengembangan kompetensi ASN dari LAN.
Pada pelaksanaan Orientasi PPPK Komdigi 2026, pembelajaran MOOC dilakukan melalui menu Pembelajaran Wajib pada Sibangkom LAN.
Secara umum, prosesnya adalah:
- memperoleh informasi jadwal orientasi dari instansi;
- membuka Sibangkom LAN;
- masuk menggunakan identitas atau akun yang sudah disiapkan;
- membuka pembelajaran wajib Orientasi PPPK;
- mengakses materi secara berurutan;
- menyelesaikan seluruh materi pembelajaran;
- membuat dan mengunggah jurnal/ringkasan;
- mengikuti evaluasi akademik;
- memastikan status kelulusan;
- mengunduh sertifikat apabila seluruh ketentuan sudah terpenuhi.
Pada pembekalan penggunaan Sibangkom yang disampaikan LAN kepada PPPK di lingkungan peradilan, peserta dikenalkan dengan login menggunakan NIP atau NIK, aktivasi modul, serta mekanisme menyelesaikan pembelajaran mandiri.
Namun, peserta tetap harus mengikuti petunjuk akun dan jadwal dari instansi masing-masing. Jangan membuat akun baru atau menggunakan identitas orang lain jika data peserta sudah didaftarkan oleh instansi.
Nilai Kelulusan MOOC PPPK, Jurnal, dan Remedial

MOOC PPPK bukan hanya kegiatan menonton video atau membaca modul. Peserta juga menghadapi penilaian.
Dalam ketentuan Orientasi PPPK yang digunakan pada 2026, komponen evaluasinya adalah:
| Komponen Penilaian | Bobot |
|---|---|
| Evaluasi Sikap Perilaku | 10% |
| Evaluasi Akademik | 90% |
Sistem menilai sikap dan perilaku berdasarkan keaktifan peserta selama mengikuti pembelajaran. Sementara itu, evaluasi akademik digunakan untuk menilai pemahaman terhadap materi orientasi.
Kualifikasi nilainya adalah:
| Nilai | Kualifikasi |
|---|---|
| 90,01–100 | Sangat Memuaskan |
| 80,01–90,00 | Memuaskan |
| 70,01–80,00 | Baik |
| 60,01–70,00 | Kurang Baik |
| ≤60 | Tidak Memenuhi Kualifikasi |
Peserta dinyatakan lulus apabila memperoleh nilai minimal 70,01 atau kualifikasi paling rendah “Baik”.
Sebelum mengikuti evaluasi akademik, peserta juga diwajibkan mengunggah jurnal atau ringkasan mata orientasi yang berisi rangkuman seluruh materi dalam Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN.
Lalu, bagaimana jika nilai belum mencapai 70,01?
Peserta harus mengikuti remedial. Ketentuan yang digunakan pada 2026 menyebut remedial dilakukan paling lambat 30 hari setelah mengikuti orientasi melalui evaluasi akademik sampai peserta memperoleh nilai minimal 70,01.
Jadi, mendapat nilai pertama di bawah batas bukan berarti peserta langsung kehilangan status sebagai PPPK.
Baca Juga: Syarat PPPK Paruh Waktu 2026 untuk Honorer: Kriteria, Dokumen, dan Mekanisme Pengangkatan
Sertifikat MOOC PPPK Didapat Setelah Apa?
Peserta yang menyelesaikan program dan dinyatakan lulus memperoleh sertifikat Orientasi Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN dari LAN.
Dokumen resmi Orientasi PPPK 2026 menjelaskan bahwa peserta yang menyelesaikan seluruh program kurikulum tersebut akan mendapat Kode Registrasi Alumni (KRA) pada sertifikat. Sertifikat diterbitkan secara otomatis melalui sistem MOOC.
Sementara itu, bagian Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah dapat menghasilkan sertifikat tersendiri dari lembaga penyelenggara pengembangan kompetensi.
Apakah MOOC PPPK Sama dengan Latsar CPNS?
Tidak. Keduanya sama-sama dapat menggunakan metode pembelajaran digital, tetapi Orientasi PPPK berbeda dengan Pelatihan Dasar atau Latsar CPNS.
| MOOC Orientasi PPPK | Latsar CPNS |
|---|---|
| Untuk PPPK yang baru diangkat | Untuk CPNS |
| Bagian dari Orientasi PPPK | Bagian dari Pelatihan Dasar CPNS |
| Pengenalan fungsi dan tugas ASN | Pembentukan kompetensi CPNS sesuai kurikulum Latsar |
| Dilaksanakan satu kali selama status PPPK | Mengikuti ketentuan pelaksanaan Latsar CPNS |
| Menghasilkan sertifikat orientasi setelah lulus | Memiliki sistem kelulusan dan sertifikasi Latsar |
Perbedaan ini penting karena istilah MOOC juga digunakan dalam pembelajaran Latsar CPNS.
Selain itu, PPPK tidak perlu mengikuti Latsar CPNS hanya karena sama-sama berstatus ASN. Program yang diikuti menyesuaikan status kepegawaian dan ketentuan pengembangan kompetensinya.
FAQ Apa Itu MOOC PPPK
Apa itu MOOC PPPK?
MOOC PPPK adalah pembelajaran mandiri secara daring yang digunakan dalam Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN sebagai bagian dari Orientasi PPPK.
Apakah MOOC PPPK wajib?
Orientasi wajib diselenggarakan bagi PPPK. Bagian pengenalan fungsi dan tugas ASN dilaksanakan melalui MOOC atau pembelajaran mandiri dan hanya diikuti satu kali sepanjang berstatus PPPK.
Berapa lama MOOC PPPK?
Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN memiliki beban 45 Jam Pelajaran atau setara dengan 15 hari pembelajaran mandiri berdasarkan Pedoman Orientasi PPPK.
Berapa nilai minimal lulus MOOC PPPK?
Peserta dinyatakan lulus apabila memperoleh nilai akhir minimal 70,01 dengan kualifikasi paling rendah Baik.
Kalau nilai MOOC PPPK tidak lulus apakah bisa remedial?
Ya. Peserta yang memperoleh nilai di bawah 70,01 harus mengikuti remedial sampai memperoleh nilai minimal 70,01 sesuai ketentuan yang berlaku.
MOOC PPPK sekarang login di mana?
Pada pelaksanaan Orientasi PPPK 2026, pembelajaran mandiri menggunakan layanan Sibangkom LAN. Platform Swajar ASN Pintar lama telah dialihkan ke Sibangkom sejak September 2025.
Ringkasan
Jadi, apa itu MOOC PPPK? MOOC PPPK adalah sistem pembelajaran mandiri daring dalam rangka Orientasi PPPK, khususnya untuk Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN.
Kurikulumnya memiliki beban 45 JP atau setara 15 hari, dengan materi mulai dari bela negara, nilai dasar ASN BerAKHLAK, Manajemen ASN, Smart ASN, pembuatan jurnal, hingga evaluasi akademik. Peserta dinyatakan lulus jika memperoleh nilai minimal 70,01.
Pada 2026, pembelajaran MOOC sudah menggunakan Sibangkom LAN. Setelah seluruh pembelajaran dan evaluasi selesai serta peserta dinyatakan lulus, sertifikat dengan Kode Registrasi Alumni dapat diterbitkan melalui sistem.
Karena jadwal peserta biasanya dikoordinasikan oleh instansi masing-masing, PPPK baru sebaiknya mengikuti informasi dari BKPSDM, BPSDM, biro kepegawaian, atau pengelola SDM instansi dan tidak hanya mengandalkan panduan MOOC lama yang masih menggunakan platform Swajar.




