Setelah resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, PPPK perlu mengikuti program orientasi untuk memahami tugas, fungsi, nilai dasar, dan kedudukannya sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara atau ASN. Salah satu kegiatan dalam program tersebut adalah menyusun resume atau jurnal pembelajaran MOOC PPPK.
Oleh karena itu, memahami cara membuat resume MOOC PPPK sangat penting agar peserta dapat merangkum materi pembelajaran secara sistematis dan menyelesaikan tugas sebelum mengikuti evaluasi akademik.
Perlu dipahami bahwa resume MOOC PPPK bukanlah CV, daftar pengalaman pelatihan, maupun dokumen untuk menentukan kelulusan seleksi administrasi. Resume ini merupakan bagian dari kegiatan Orientasi PPPK yang diikuti oleh PPPK setelah diangkat dan memperoleh nomor induk PPPK.
Artikel ini akan membahas pengertian, struktur, langkah penyusunan, kesalahan yang perlu dihindari, serta tips membuat resume MOOC PPPK agar lebih rapi dan mudah dipahami.
Daftar Isi
1. Pentingnya Resume dalam MOOC Orientasi PPPK

Resume MOOC PPPK merupakan ringkasan dari seluruh mata pelatihan yang dipelajari peserta dalam Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN. Dalam pelaksanaannya, tugas ini juga sering disebut jurnal resume, jurnal pembelajaran, atau Ringkasan Mata Pelatihan.
Berdasarkan Pedoman Orientasi PPPK, Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN dilaksanakan melalui pembelajaran mandiri dengan metode Massive Open Online Course atau MOOC. Dalam rangkaian pembelajaran tersebut, peserta harus mempelajari materi, menyusun jurnal, mengunggah Ringkasan Mata Pelatihan, dan mengikuti evaluasi akademik.
Resume MOOC diperlukan untuk menunjukkan bahwa peserta telah:
- mempelajari seluruh materi yang tersedia;
- memahami gagasan utama dalam setiap agenda;
- mampu merangkum materi menggunakan bahasa sendiri;
- menghubungkan nilai-nilai ASN dengan tugas di tempat kerja; dan
- menyelesaikan tahapan pembelajaran sebelum mengikuti evaluasi akademik.
Pedoman Orientasi PPPK juga menjelaskan bahwa peserta wajib mengunggah Ringkasan Mata Pelatihan sebelum mengikuti evaluasi akademik. Ringkasan tersebut harus memuat rangkuman dari seluruh mata pelatihan dalam Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN.
Dengan demikian, resume MOOC bukan sekadar formalitas. Dokumen ini menjadi bagian dari proses pembelajaran dan harus disusun berdasarkan materi yang benar-benar dipelajari oleh peserta.
Baca juga: Contoh Soal PPPK Operator Layanan Operasional dan Strategi Menjawabnya
2. Langkah Praktis Membuat Resume MOOC PPPK
Tidak ada satu format resume yang dapat dianggap berlaku mutlak untuk seluruh instansi. Peserta perlu mengikuti template, ketentuan nama file, ukuran dokumen, serta tata cara pengunggahan yang diberikan oleh LAN, platform pembelajaran, atau instansi masing-masing.
Namun, secara umum, berikut langkah-langkah cara membuat resume MOOC PPPK yang dapat diterapkan.
2.1 Mempelajari dan Mencatat Materi MOOC
Langkah pertama adalah menyelesaikan materi pembelajaran secara berurutan. Hindari langsung membuat resume dengan menyalin contoh milik peserta lain karena isi jurnal seharusnya menggambarkan pemahaman pribadi terhadap materi.
Materi dalam Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN mencakup beberapa bagian utama berikut.
A. Overview Kebijakan Penyelenggaraan Orientasi
Bagian ini membahas gambaran umum program Orientasi PPPK, mulai dari tujuan, sasaran, kompetensi, kurikulum, evaluasi, hingga tata tertib pembelajaran.
B. Agenda 1: Sikap Perilaku Bela Negara
Agenda ini meliputi:
- Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara;
- Analisis Isu Kontemporer; dan
- Kesiapsiagaan Bela Negara.
C. Agenda 2: Nilai-Nilai Dasar ASN
Agenda ini membahas core values ASN BerAKHLAK, yaitu:
- Berorientasi Pelayanan;
- Akuntabel;
- Kompeten;
- Harmonis;
- Loyal;
- Adaptif; dan
- Kolaboratif.
D. Agenda 3: Kedudukan dan Peran PPPK
Agenda ini membahas:
- Manajemen ASN; dan
- Smart ASN.
Karena Ringkasan Mata Pelatihan harus mencakup seluruh materi, peserta sebaiknya membuat catatan singkat setelah menyelesaikan setiap modul.
Catatan tersebut dapat berisi:
- pengertian utama;
- tujuan pembelajaran;
- poin penting materi;
- contoh penerapan;
- nilai yang dapat diterapkan di tempat kerja; dan
- kesimpulan pribadi.
Dengan cara ini, peserta tidak perlu membaca ulang seluruh modul ketika mulai menyusun jurnal akhir.
2.2 Menyusun Struktur Resume secara Sistematis
Resume MOOC PPPK sebaiknya disusun menggunakan struktur yang jelas agar mudah dibaca. Berikut contoh kerangka yang dapat digunakan selama tidak bertentangan dengan ketentuan resmi dari instansi.
Halaman Judul
Pada halaman judul, peserta dapat mencantumkan informasi berikut:
- judul “Jurnal Resume MOOC Orientasi PPPK”;
- nama lengkap;
- NIPPPK;
- jabatan;
- unit kerja;
- nama instansi; dan
- tahun pelaksanaan orientasi.
Susunan tersebut merupakan contoh format praktis. Apabila instansi telah menyediakan halaman sampul tertentu, peserta harus mengikuti format yang diberikan.
Pendahuluan
Bagian pendahuluan dapat menjelaskan secara singkat:
- latar belakang Orientasi PPPK;
- tujuan mengikuti pembelajaran;
- pentingnya memahami fungsi dan tugas ASN; dan
- harapan setelah menyelesaikan orientasi.
Contoh:
Orientasi PPPK merupakan program pengenalan yang membantu PPPK memahami nilai dasar, kedudukan, peran, serta tugasnya sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara. Melalui pembelajaran MOOC, peserta diharapkan mampu menerapkan nilai BerAKHLAK dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ringkasan Overview Kebijakan Orientasi
Pada bagian ini, tuliskan pemahaman mengenai tujuan dan sistem pelaksanaan Orientasi PPPK. Peserta tidak perlu menyalin seluruh materi, tetapi cukup mengambil gagasan utama yang dianggap penting.
Contoh:
Orientasi PPPK bertujuan memberikan pengenalan mengenai fungsi dan tugas ASN serta nilai dan etika yang berlaku dalam instansi pemerintah. Program ini menjadi bekal bagi PPPK agar dapat menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan budaya kerja ASN.
Ringkasan Agenda 1: Sikap Perilaku Bela Negara
Ringkas materi mengenai wawasan kebangsaan, analisis isu kontemporer, dan kesiapsiagaan bela negara. Hubungkan pembahasannya dengan sikap yang perlu dimiliki oleh PPPK.
Contoh:
Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pertahanan, tetapi juga melalui pelaksanaan tugas secara disiplin, profesional, dan bertanggung jawab. Sebagai PPPK, sikap bela negara dapat diterapkan dengan menjaga persatuan, menaati peraturan, memberikan pelayanan terbaik, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Ringkasan Agenda 2: Nilai-Nilai Dasar ASN
Jelaskan setiap nilai BerAKHLAK secara ringkas, kemudian tambahkan contoh penerapannya dalam pekerjaan.
Contoh:
Nilai Berorientasi Pelayanan dapat diterapkan dengan memahami kebutuhan masyarakat, memberikan informasi secara jelas, dan melakukan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan. Sementara itu, nilai Akuntabel diwujudkan melalui penggunaan fasilitas negara secara bertanggung jawab serta pelaksanaan tugas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hindari hanya menuliskan kepanjangan BerAKHLAK tanpa memberikan penjelasan atau contoh penerapan.
Ringkasan Agenda 3: Kedudukan dan Peran PPPK
Bagian ini dapat membahas materi Manajemen ASN dan Smart ASN.
Contoh:
PPPK merupakan bagian dari ASN yang menjalankan tugas pemerintahan berdasarkan perjanjian kerja. Dalam menjalankan tugasnya, PPPK dituntut memiliki kompetensi, integritas, profesionalitas, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Refleksi dan Rencana Penerapan
Pada bagian ini, peserta dapat menjelaskan manfaat pembelajaran dan rencana penerapannya di tempat kerja.
Beberapa pertanyaan yang dapat membantu antara lain:
- Pengetahuan apa yang diperoleh setelah mengikuti MOOC?
- Nilai ASN apa yang paling berkaitan dengan pekerjaan?
- Kebiasaan kerja apa yang perlu diperbaiki?
- Bagaimana penerapan BerAKHLAK di unit kerja?
- Kontribusi apa yang dapat diberikan kepada instansi?
Bagian refleksi membuat resume tidak hanya berisi rangkuman teori, tetapi juga menunjukkan keterkaitan materi dengan pelaksanaan pekerjaan.
Penutup
Bagian penutup berisi kesimpulan umum dari seluruh proses pembelajaran.
Contoh:
Pembelajaran MOOC Orientasi PPPK memberikan pemahaman mengenai fungsi, kedudukan, nilai dasar, dan tanggung jawab ASN. Materi yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas melalui pelayanan yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Baca juga: Persiapan Maksimal Hadapi Ujian P3K dengan Materi dan Tahapan Lengkap
3. Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Membuat Resume MOOC PPPK

Meskipun tugas ini terlihat sederhana, terdapat beberapa kesalahan yang dapat membuat resume kurang lengkap atau tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Menganggap Resume MOOC sebagai CV Pelamar
Resume MOOC PPPK bukan daftar riwayat hidup, daftar sertifikat, maupun portofolio pelatihan dari berbagai platform. Isinya adalah rangkuman materi yang dipelajari dalam Orientasi PPPK.
Oleh karena itu, informasi mengenai kursus dari penyedia pelatihan lain tidak perlu dicantumkan, kecuali memang diminta secara khusus oleh penyelenggara.
Hanya Merangkum Satu atau Dua Materi
Ringkasan Mata Pelatihan harus memuat rangkuman dari seluruh mata pelatihan pada Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN. Artinya, peserta tidak cukup hanya membahas BerAKHLAK atau Smart ASN.
Pastikan seluruh agenda telah dibahas secara proporsional.
Menyalin Materi secara Utuh
Menyalin isi modul atau resume peserta lain dapat membuat tulisan terlalu panjang dan tidak menunjukkan pemahaman pribadi.
Gunakan parafrasa dengan tetap mempertahankan makna materi. Ambil gagasan utama, lalu jelaskan menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Tidak Menghubungkan Materi dengan Pekerjaan
Resume akan lebih bermakna apabila peserta memberikan contoh penerapan sesuai dengan tugas di unit kerja.
Sebagai contoh, tenaga administrasi dapat menghubungkan nilai Akuntabel dengan pengelolaan dokumen. Sementara itu, tenaga pelayanan dapat menghubungkan nilai Berorientasi Pelayanan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Tidak Mengikuti Ketentuan Teknis Pengunggahan
Ketentuan mengenai format file, ukuran dokumen, nama file, dan batas waktu dapat berbeda pada setiap instansi atau platform pembelajaran.
Oleh karena itu, jangan langsung beranggapan bahwa seluruh peserta wajib menggunakan format PDF apabila tidak terdapat ketentuan tersebut. Ikuti petunjuk yang tercantum pada akun pembelajaran atau surat resmi dari instansi.
Tidak Memeriksa Dokumen Sebelum Diunggah
Sebelum mengunggah resume, periksa kembali beberapa hal berikut:
- kelengkapan seluruh agenda;
- kesesuaian identitas peserta;
- kesalahan ejaan dan penulisan;
- urutan pembahasan;
- keterbacaan dokumen;
- format dan ukuran file; serta
- status keberhasilan unggahan.
Simpan salinan resume dan bukti unggahan untuk mengantisipasi terjadinya kendala teknis.
Baca juga: Cara Efektif Memahami Kompetensi PPPK Ada 3 untuk Sukses Tes
4. Tips Memaksimalkan Resume MOOC PPPK
Agar resume lebih rapi dan mudah disusun, berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan.
Buat Catatan setelah Menyelesaikan Setiap Modul
Jangan menunggu seluruh materi selesai. Setelah menyelesaikan satu modul, tuliskan tiga hingga lima poin penting. Catatan tersebut dapat dikembangkan ketika menyusun jurnal akhir.
Gunakan Bahasa Sendiri
Tulisan tidak harus menggunakan kalimat yang terlalu akademis. Gunakan bahasa formal, jelas, dan mudah dipahami. Hal yang paling penting adalah isi resume tetap sesuai dengan materi.
Fokus pada Gagasan Utama
Tidak semua bagian modul harus dimasukkan. Pilih definisi, tujuan, nilai, prinsip, dan contoh penerapan yang paling penting.
Berikan Contoh Sesuai Jabatan
Contoh penerapan akan lebih kuat apabila disesuaikan dengan pekerjaan peserta. Tenaga kesehatan, guru, tenaga teknis, dan tenaga administrasi dapat memiliki bentuk penerapan yang berbeda.
Susun Resume secara Bertahap
Peserta dapat menggunakan tahapan berikut:
- membaca atau menonton materi;
- mencatat kata kunci;
- membuat ringkasan singkat;
- menambahkan refleksi;
- menyusun seluruh bagian;
- memeriksa kembali tulisan; dan
- mengunggahnya sesuai petunjuk.
Jangan Terpaku pada Panjang Dokumen
Tidak ada satu jumlah halaman yang berlaku secara universal. Panjang dokumen dapat menyesuaikan ketentuan instansi dan kebutuhan pembahasan.
Utamakan kelengkapan, kejelasan, dan kepatuhan terhadap petunjuk resmi.
Pastikan Resume Berhasil Diunggah
Setelah mengunggah dokumen, periksa apakah nama file telah muncul atau status tugas telah berubah. Jangan lupa menyimpan salinan dokumen dan tangkapan layar bukti unggahan.
Peserta yang ingin memperkuat pemahaman mengenai seleksi dan kompetensi PPPK juga dapat memanfaatkan materi belajar serta latihan di platform JadiPPPK. Namun, untuk penyusunan jurnal MOOC, ketentuan resmi dari LAN, SIBANGKOM, dan instansi penyelenggara tetap harus menjadi acuan utama.
Mini FAQ
Apakah resume MOOC PPPK merupakan syarat seleksi administrasi?
Tidak. Resume atau Ringkasan Mata Pelatihan merupakan bagian dari pembelajaran Orientasi PPPK bagi pegawai yang telah diangkat, bukan dokumen awal pendaftaran seleksi PPPK.
Apa saja yang harus dicantumkan dalam resume MOOC PPPK?
Resume perlu merangkum seluruh materi dalam Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN, yaitu overview orientasi, Sikap Perilaku Bela Negara, Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK, Manajemen ASN, dan Smart ASN.
Apakah peserta wajib menggunakan template tertentu?
Gunakan template apabila instansi atau platform pembelajaran menyediakannya. Jika tidak tersedia, peserta dapat menggunakan struktur yang rapi dengan tetap memastikan seluruh materi telah dirangkum.
Berapa halaman resume MOOC PPPK?
Tidak ada jumlah halaman yang berlaku secara universal. Panjang dokumen perlu disesuaikan dengan ketentuan instansi dan kelengkapan materi yang dibahas.
Apakah resume MOOC harus dibuat dalam format PDF?
Belum tentu. Format file harus mengikuti petunjuk yang tercantum pada platform pembelajaran atau surat resmi dari instansi penyelenggara.
Kapan jurnal resume MOOC PPPK diunggah?
Ringkasan Mata Pelatihan harus diunggah sebelum peserta mengikuti evaluasi akademik. Pastikan seluruh materi telah dipelajari dan ikuti jadwal yang tercantum pada akun pembelajaran.
Bolehkah menggunakan contoh resume dari internet?
Contoh dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami struktur. Namun, isi resume tetap harus ditulis menggunakan bahasa sendiri berdasarkan materi yang dipelajari agar tidak menjadi hasil salin-tempel.
Ringkasan
Memahami cara membuat resume MOOC PPPK penting bagi peserta Orientasi PPPK yang sedang menyelesaikan Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN.
Resume tersebut bukan CV, portofolio pelatihan, maupun persyaratan seleksi administrasi. Resume MOOC merupakan ringkasan seluruh mata pelatihan yang dipelajari dalam program orientasi.
Isi resume sebaiknya membahas overview kebijakan orientasi, Sikap Perilaku Bela Negara, nilai dasar ASN BerAKHLAK, Manajemen ASN, dan Smart ASN. Peserta juga dapat menambahkan refleksi serta contoh penerapan materi dalam pelaksanaan tugas.
Gunakan bahasa sendiri, hindari menyalin seluruh isi modul, periksa kelengkapan materi, dan ikuti ketentuan teknis dari LAN atau instansi masing-masing. Dengan penyusunan yang sistematis, resume akan lebih mudah dipahami dan dapat membantu peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti evaluasi akademik MOOC PPPK.
Sumber Referensi
- Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
- Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 289/K.1/PDP.07/2022 tentang Pedoman Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
- Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Panduan Pembelajaran MOOC Orientasi PPPK.
- Portal Pembelajaran Wajib SIBANGKOM Lembaga Administrasi Negara.
- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia instansi pemerintah terkait pelaksanaan Orientasi PPPK.




